DSC02255DSC02285

Program Studi Manajemen Sumber Daya Hutan (Prodi MSDH) Politeknik Pertanian Negeri Kupang melakukan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa penanaman anakan cendana tanggal, 9 Pebruari 2013 di RT 28 dan 29 kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa Kota Kupang. Blasius Paga, S.Hut.M.Si selaku ketua panitia dalam sambutannya bahwa, kedua RT ini bukan sekedar dipilih, namun berdasarkan historis bahwa konon ditempat ini pernah tubuh pohon cendana sebagai tanaman idola rakyat, namun sudah punah  dan tinggal 2 batang yang berdiameter 20 cm masih hidup. Berdasarkan ceritra rakyat ini pihak Prodi mengambil sikap untuk memilih lokasi ini dan ternyata masyarakat  kedua RT, Lurah Kolhua dan Bapak Camat Maulafa mendukung upaya baik ini.
Lanjutnya, bahwa lahan kritis di NTT 1.300 ha dari luas 4.700 ha, sehingga untuk mendukung program Pemda NTT Propinsi Cendana maka kami berusaha untuk membantu masyarakat lewat kegiatan pengabdian seperti ini, dengan tema yang kami pilih adalah Upaya Rahabilitas Lahan Kritis berbasis Konservasi Cendana.
Pada kesempatan yang sama Ketua RT 28 mengatakan; terima kasih kepada Politani atas kepeduliannya terhadap permbangunan masyarakat pedesaan. Kami sangat bangga katanya, bahkan menurut cerita tanaman cendana  di Kampung ini adalah  tanaman warisan Leluhur dan hasil ciptaan Tuhan akan terus berkembang dan bertumbuh subur di tanah Kolhua. Namun itu ceritra masa lalu, dan masa sekarang kami mohon dukungan dan kerja sama Politani Negeri Kupang, untuk melanjutkan upaya pelestarian cendana. ungkapnya polos.
Pudir IV mewakili Direktur pada kegiatan Pengabdian tersebut dalam perkenalannya  di kantor Kelurahan Kolhua mengatakan profil Politani dan tupoksi sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi, kita memang mempunyai kewajiban melaksanakan Tridharma perguruan Tinggi yaitu Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Salah satunya saat ini adalah Prodi MSDH yang sudah menjalankan budidaya, pelestarian Cendana.
Pada akhir ungkapan hati Pudir IV, Ia sempat menyampaikan terima kasih kepada Semua pihak yang turut mendukung program ini khusus kepada Bapak Camat, Bapak Lurah dan masyarakat RT 28 dan 29 Kelurahan Kolhua.

DSC02293

Camat Maulafa, Corinus Tuan SH dalam sambutannya mengatakan; teori yang baik dan benar diperoleh dibangku pendidikan yang baik, termasuk teori pertanian dari Politani Negeri Kupang, yang pada hari ini kita akan akan saksikan aksinya dan memberitahu kepada masyarakat melalui aksi penaman anakan Cendana. Jadi hari sebagian teori yang baik dan benar itu diterapkan di kelurahan ini khusus RT 28 dan 29. Bukan teori yang membuat rakyat tanam salah.
Menurut Corinus Tuan; untuk membangun daerah ini, setelah kita melihat kebelakang sebenarnya kita berubah istilah saja bahwa terakhir pengabdian kepada masyarakat. Artinya sejak dulu aksi seperti ini sudah ada, yakni tanam dan tanam. Hal ini terungkap dalam aksi dan moto Gubernur El Tari yaitu Sekali Tanam tetap tanam…lalu datang Gubernur Ben Mboi dengan semangat Operasi Nusa Makmur (ONH), maupun gubernur-gubernur lainnya. Yang intinya sama mengajak masyarakat untuk menanam tanaman umur panjang.