DSC00924DSC00897

Politani Negeri Kupang mengakhiri tahun kerja 2012, mengadakan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pater Frans Teme,SVD pada tanggal 13/12/2012 bertempat di Gedung Student Center. Ibadat syukur ini selain dihadiri Direktur Politani Negeri Kupang, empat orang Pudir, tiga Pimpinan Jurusan dan 10 Pimpinan Prodi serta dosen, teknisi, staf administrasi dan mahasiswa.
Pater Frans Teme,SVD dalam khobatnya dengan tema Hidup sebagai Pengantin Kristus mengatakan; untuk menjadi pengantin Kristus seperti dilakukan santa Lusia, seyogianya umat Kristiani tidak perlu takut melakukan perbuatan baik dan menegakan kebenaran didalam pewartaan kepada kaum awan lainya. Ketakutan lawan utama dari keyakinan iman Kristiani, tidak mungkin seorang didalam kehidupan imannya dengan maksimal, jika dilandasi ketakutan.Misalnya;orang yang takut masuk dibeberapa Perguruan Tinggi peternakan,pertanian, perkebunan dan agribisnis hanya orang yang tidak mau menjadi petani atau peternak.                
Lanjut Pastor Frans; ketakutan bahwa Tuhan itu tidak ada, sebenarnya suatu perbuatan konyol,  (lht.bacaan Yesaya) melihat musuh-musuh Allah itu sebagai cacing atau hewan yang tidak berguna; dia menyadari kebaikan Allah memancar rahmat dari bukit-bukit yang gundul. Harap Pater Frans Teme, sebaiknya Politani juga menghijaukan lahan yang gundul sebagai bukti kepeduliannya tehadap lingkungan alam, dan melakukan perawatan dan pengamanannya.
Katanya lagi, Yohanes Pembaptis begitu baik mewartakan kabar baik itu; namun banyak telinga manusia tidak mendengarkannya, termasuk kita semua yang hadir dalam perayaan ini; mungkin saja dalam pekerjaan kita melakukan kesalahan tetapi tidak mau bertobat. Sehingga menambah banyak dosa.

DSC00928

Direktur Politani., Ir. Joseph P.Ticoalu,M.Si dalam sambutannya, bahwa syukur tutup tahun kerja 2012 bukan berarti semua civitas yang bekerja di lembaga pendidikan tinggi ini, selesai ibadat syukur lalu pulang dan tidak masuk kantor lagi; tetapi marilah kita sama-sama menyelesaikan semua pekerjaan kita, sehingga tutup tahun 2012 ini punyai makna dan penuh arti. Lebih khusus dalam melayani mahasiswa. Sebaiknya kita bekerja melayani dengan sungguh. dalam satu tahun ada 365 hari diberikan Tuhan untuk manusia, karena itu layak dan pantas kalau kita mensyukuri pemberian rahmat itu, khusus pada bulan Desember ini sebagai bulan penuh damai. Mengapa bulan penuh damai? Bagi umat Kristiani tentuh terkait erat dengan soal kelahiran Sang Juru SelamatNya.  Diakhir sambutannya, Direktur menyapa salam damai Natal kepada Pastor pelayan  dan semua civitas yang dengan senang hati melayani dengan sungguh bekerja di lembaga Pendidik Tinggi Politani Negeri Kupang.