A. PROGRAM AKADEMI KOMUNITAS

Dalam rangka mewujudkan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang relevan dengan pembangunan nasional dan daerah (kabupaten) untuk meningkatkan daya saing bangsa, Pemerintah (KEMENDIKBUD) mengembangkan salah satu bentuk Pendidikan Tinggi yang disebut Community College (Akademi Komunitas). Akademi Komunitas atau disingkat dengan AK definisikan sebagai pendidikan tinggi atau pendidikan pasca pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) dalam bidang tertentu dengan basis pendidikan vokasi.

 

 

Pendidikan dilaksanakan dengan menggunakan konsep modul yang ditempuh dalam waktu satu atau dua tahun bagi peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh waktu, atau berdasarkan pencapaian setiap modul dengan minimal jumlah modul tertentu untuk setiap tahun ajaran. Lulusan atau produk akhir dari program ini adalah Diploma-1 untuk masa pendidikan satu tahun dan Diploma-2 untuk masa pendidikan dua tahun. Akademi Komunitas dirancang untuk membantu masyarakat/peserta didik yang kurang memiliki kompetensi keterampilan yang dibutuhkan saat ini, sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan dan dapat bekerja di suatu komunitas atau daerah yang memerlukannya.

Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nomor; 1075/E/T/2012 tertanggal 14 Augustus 2012 perihal Persiapan Pendirian Akademi Komunitas yang persiapan pendiriannya mengaju pada Keputusan Mendikbud RI Nomor: 84263/A5.1/HK/2012 tertanggal 9 Agustus 2012 dan Keputusan Mendikbud RI Nomor: 161/P/2012 tertanggal 10 Agustus 2012  tentang Perguruan Tinggi Penyelenggaran Program Studi di Luar Domisili, maka untuk mempersiapkan pengembangan dan pendirian AK, maka perlu dikembangkan Program Rintisan Pendidikan Calon Pendidik AK. Program ini bertujuan menghasilkan model pendidikan Calon Pendidik AK sebagai program rintisan yang dapat melahirkan calon pendidik yang memiliki keunggulan dalam kompetensi sebagai pendidik profesional di bidang vokasi/kejuruan.

B.    PROGRAM PPGT SMK KOLABORATIF
Guru merupakan jabatan professional dituntut memiliki kompetensi mendidik sehingga membekali anak didik dari penguasaan bidang studi.
Kebutuhan guru SMK sangat tinggi khususnya pada daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar(3T). Salah satu upaya adalah melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terintegrasi dan kolaboratif.

Profesi Guru adalah pendidikan profesi guru yang diselenggarakan dalam kurun waktu yang bersamaan dalam program akademik baik substansi bidang studi maupun substansi bidang kependidikan yang diakhiri dengan PPL yang intensif yaitu di sekolah yang relevan. Sedangkan yang dinaksud dengan kolaboratif adalah Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTP) melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi lain(Perguruan tinggi mitra/politeknik) yang memiliki sumber daya yang relevan dengan program studi keahlian yang perlukan.

Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang adalah salah satu perguruan tinggi vokasi yang ditugasi oleh Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan (DITENDIK) Dirjen Dikti Kemendiknas berdasarkan MOU Nomor: 3063/E4.1/2011 tertanggal 28 Oktober 2011. Sedangkan lembaga mitra yakni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tertuang dalam Surat Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan (DITENDIK) Dirjen Dikti Kemendiknas Nomor: 2951.2/E4.6/2011 tertanggal 17 Oktober 2011. Pelaksanaan kegiatan sehari-hari PPGT antara Politani Kupang dan UNY tertuang dalam MOU Nomor:2009/UN.34.15/HK/2011 tertanggal 20 Desember 2011.

Selanjutnya untuk informasi lebih lengkap dapat mengakses :

http://ak.dikti.go.id.
http://seleksi.dikti.go.id/ppgtsmk
http://politanikoe.ac.id