Latar Belakang

Untitled_1Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2009 menyebutkan bahwa jumlah dan tingkat pengangguran tahun 2004 hingga 2006 mengalami peningkatan yaitu tahun 2004 sebesar 10,14 juta jiwa (10,25%), tahun 2005 10,3 juta jiwa (10,85%) dan tahun 2006 10,4 juta jiwa (11,1%).  Sedangkan tahun 2006 hingga tahun 2009 mengalami penurunan yaitu tahun 2007 sebesar 9,75 juta jiwa (10,55%), tahun 2008 8,46 juta jiwa (9,43%) dan tahun 2009 sebesar 8,14 juta jiwa (9,26%).

Walaupun jumlah dan tingkat pengangguran mengalami penurunan namun kenyataan bahwa sebagian besar lulusan Perguruan Tinggi adalah sebagai pencari kerja (job  seeker) daripada pencipta lapangan pekerjaan (job creator).  Hal ini disebabkan kaena sistem pembelajaran yang dierapkan di berbagai perguruan tinggi saat ini lebih terfokus pada bagaimana menyiapkan para mahasiswa yang cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan, bukan lulusan yang siap menciptakan pekerjaan.  Di samping itu, aktivitas kewirausahaan yang relatif masih rendah.

Untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan agar para lulusan perguruan tinggi lebih menjadi pencipta lapangan kerja daripada pencari kerja, maka diperlukan suatu kerja nyata.  Dengan latar belakang tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional mengembangkan sebuah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) (Student Entrepreneur Program) yang merupakan kelanjutan dari program-program sebelumnya (Program Kreativitas Mahasiswa, Cooperative Education, Kuliah Kerja Usaha, dan lain-lain) untuk menjembatani para mahasiswa memasuki dunia bisnis riil melalui fasilitasi start-up bussines.

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) sebagai bagian dari strategi pendidikan di Perguruan Tinggi, dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan untuk memulai berwirausaha dengan basis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang sedang dipelajarinya.  Fasilitas yang diberikan meliputi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan magang, penyusunan rencana bisnis, dukungan permodalan dan pendampingan usaha.  Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan UKM.

Tujuan Program

Panen_Simbolis_Buah_Melon

a. Meningkatkan kecakapan dan keterampilan para mahasiswa khususnya sense of bussines sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial.
b. Menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi
c. Menciptakan unit bisnis baru berbasis IPTEKS.
d. Membangun jejaring bisnis antara pelaku bisnis, wirausaha pemula dengan para pengusaha yang sudah mapan

 

Manfaat

Bagi Mahasiswa:

  • Memberikan kesempatan untuk peningkatan kemampuan soft skll mahasiswa dengan terlibat langsung pada kondisi dunia kerja.
  • Memberikan kesempatan langsung untuk terlibat dalam UKM dan mengasah jiwa wirausaha
  • Menumbuhkan jiwa bisnis sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha didukung dengan modal yang diberikan dan pendampingan secara terpadu.

Bagi UKM:

  • Mendapatkan tenaga kerja terdidik (dalam jangka pendek) yang memiliki kompetensi memadai, yang tidak menutup kemungkinan dapat direkrut sebagai tenaga kerja baru atau mitra bisnis di masa mendatang.
  • Mengisi kekurangan tenaga kerja pada masa-masa puncak kegiatan produksi atau pada masa cuti/libur.
  • Memberikan akses terhadap informasi dan teknologi.
  • Mempererat hubungan antara UKM dengan dunia kampus.
  • Memiliki perencanaan SDM yang lebih matang dan peluang kerjasama pengembangan usaha.
  • Membantu penyelesaian beberapa permasalahan usaha pada UKM, karena adanya transfer of knowledge.

Bagi Perguruan Tinggi:

  1. Penguatan kelembagaan perguruan tinggi dalam pengembangan program pendidikan kewirausahaan.
  2. Membuka kesempatan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  3. Mempererat hubungan antara dunia akademis dengan dunia usaha.
  4. Memungkinkan untuk penyesuaian kurikulum yang dapat lebih aplikatif pada dunia usaha.
  5. Menghasilkan wirausaha-wirausaha muda pencipta lapangan kerja dan calon pengusaha sukses masa depan.

Tim Pelaksana

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang Nomor 69 Tahun 2009 Tanggal 01 September 2009 (SK tersebut berlaku surut dari 01 Maret 2009 sampai dengan 30 September 2009) menetapkan Tim Pengelola Program Mahasiswa Wirausaha adalah:Meninjau_Lokasi_Wirausaha_Agribisnis

Pelindung : Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Pengarah : Pembantu Direktur II
Penanggungjawab : Pembantu Direktur III
Ketua Pelaksana : Dr. Ir. Bambang Hadisutanto, MP
Sekretaris : Ir. Zainal Arifin, MP
Bendahara : Pilomena G. Sada, SE
Anggota : Ir. Kartiwan, MP
Sirilus Mena, SE
Leonardus W. Wara
Yohanes L. Sajo, SH
Blasius Sila

Komoditas Usaha

Hasil seleksi terhadap komoditas yang diusahakan meliputi:

  1. Komoditas Perbenihan JagungPembibitan_Melon
  2. Produksi Buah Melon Beraroma Khas
  3. Produksi Sayuran Organik
  4. Produksi Emping Jagung
  5. Produksi Ternak Kelinci
  6. Produksi Ayam Potong/Broiler
  7. Produksi Ternak Babi
  8. Produksi Jamur Tiram Putih
  9. Produksi Tanaman Hias
  10. Produksi Bakery Komposit
  11. Budidaya Lebah Madu
  12. Pengolahan Madu Hutan
  13. Perbibitan Tanaman Hutan Alam.

Kegiatan

Kegiatan Program Mahasiswa Wirausaha tahun 2009 yang dilakukan meliputi:Lokakarya_PMW

  1. Sosialisasi program kepada mahasiswa dan pengusaha UKM
  2. Seleksi Mahasiswa
  3. Seleksi UKM mitra
  4. Pelatihan Kewirausahaan
  5. Lokakarya
  6. Seleksi Rencana Bisnis
  7. Monitoring
  8. Evaluasi pelaksanaan program

Di samping itu, dilakukan pendampingan oleh mentor Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan pendampingan usaha oleh UKM selama 9 bulan. 

Peternakan_Kelinci Budidaya_Sayuran_Organik Bakery_Komposit

 

Penyediaan Modal Kerja

Penyediaan modal kerja untuk memulai bisnis (start-up business) sebesar 70%. Besarnya dana tergantung pada jenis usaha dan rencana bisnis yang diajukan mahasiswa.