Profil

Untuk mempertahankan eksistensi institusi dalam era kompetisi yang sangat kompetitif ini maka upaya pembenahan diri perlu dilakukan sebagai langkah penyesuaian dan antisipasi melalui beragam kegiatan. Optimalisasi kekuatan, minimalisasi keterbatasan serta kesiapan menghadapi tantangan dengan memanfaatkan peluang secara positif merupakan strategi terbaik yang diterapkan. Sebagai langkah optimalisasi kekuatan dan minimalisasi kelemahan, upaya ini  dapat ditempuh dengan memperbaiki sistem manajemen internal penyelenggaraan pendidikan tinggi dalam semua aspek pelayanan tridharma yang mengacu pada paradigma baru perguruan tinggi dan Strategi Jangka Panjang Pendidikan Tinggi (HELTS 2003-2010) dan Renstra Politani 2006 - 2010.

Sesuai dengan paradigma baru pengelolaan perguruan tinggi, masing-masing perguruan tinggi dengan spesifikasi yang berlainan dapat menentukan sendiri tingkat dan cara pencapaian HELTS 2003-2010 dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan  kesiapan, kemampuan, situasi dan kondisi dimana perguruan tinggi tersebut berada. Namun demikian semua perguruan tinggi terikat pada satu tujuan sebagaimana dirumuskan dalam visi 2010 Pendidikan Tinggi Indonesia yaitu pada tahun tersebut dapat diwujudkan sistem pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi yang sehat, sehingga mampu memberikan kontribusi pada daya saing bangsa dengan ciri; berkualitas, memberi akses dan berkeadilan serta mempunyai otonomi yang kuat. Lebih khusus mengenai ciri kualitas pendidikan tinggi nasional pada HELTS 2003-2010 ditekankan pada Penjaminan Mutu (Quality Assurance/QA). Hal ini ditindaklanjuti dengan pembahasan oleh Direktorat Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan bersama pihak – pihak  terkait untuk  merancang dan menyusun Pedoman Penjamin Mutu Pendidikan Tinggi. Selanjutnya  akan digunakan sebagai pedoman oleh perguruan tinggi untuk menjalankan proses penjaminan mutu di perguruan tinggi masing-masing atas inisiatif sendiri (internally driven). Berasaskan konsep inisiatif sendiri maka proses penjaminan mutu pendidikan tingggi di suatu perguruan tinggi merupakan  kegiatan mandiri dari perguruan tinggi yang bersangkutan dalam merancang, menjalankan dan mengendalikan proses penjaminan mutu.

Tujuan dari penjaminan mutu yaitu memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, yang dijalankan oleh suatu perguruan tinggi secara internal untuk mewujudkan visi dan misinya serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui tridharma perguruan tinggi. Hal ini disebabkan karena eksistensi suatu perguruan tinggi ke depan tidak hanya tergantung pada penilaian pemerintah tetapi terutama tergantung pada penilaian stakeholders (mahasiswa,orang tua, dunia kerja, pemerintah, dosen, tenaga penunjang dan pihak lain yang berkepentingan) tentang mutu pendidikan yang diselenggarakannya. Artinya Penjaminan Mutu merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi suatu perguruan tinggi agar tidak tertinggal perkembangan zaman dan perubahan penilaian stakeholders.

 

VISI , MISI DAN TUJUAN  UPM POLITANI

VISI  : POLITANI memiliki KOMITMEN TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN VOKASI  PERTANIAN BERBASIS AGRIBISNIS.

MISI :

  1. Menetapkan standar mutu penyelenggaraan tridharma PT di Politani yang mengacu pada  HELTS (2003 – 2010), Renstra Politani 2006 - 2010 danpotensi sumber daya NTT.
  2. Menyelenggarakan  kegiatan tridharma PT di Politani  berdasarkan standar yang telah ditetapkan.
  3. Mengawal dan mengaudit  pelaksanaan kegiatan tridharma berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan.
  4. Melakukan  perbaikan secara terus menerus  guna peningkatan standar mutu layanan tridharma Politani

TUJUAN :

Meningkatkan mutu layanan tridharma Politani  melalui penerapan program yang standar, efektif bertanggungjawab dan berkelanjutan.

Organisasi

Susunan organisasi UPM Politani adalah sbb :

Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM)  :   Dr. Bernadete B. Koten, S.Pt, MP
Ka.Bid SPMI  : Redempta Wea, S.Pt, MP
Ka.Bid Akreditasi  : Rikka W. Sir, S.Si, M.Sc

 

TUGAS DAN FUNGSI

Ketua :

  1. Bertanggungjawab terhadap kelangsungan kegiatan UPM
  2. Bertanggungjawab terhadap produk-produk UPM
  3. Mengawasi dan Mengontrol kegiatan staf

Sekretaris :

  1. Bertanggungjawab terhadap administrasi UPM
  2. Membuat usul kebutuhan UPM

Koordinator Pengembangan Program dan Kegiatan ;

  1. Merancang program penjaminan mutu jangka pendek (1 thn),  menengah (5 thn) dan panjang (10 thn)
  2. Mengkoordinasikan rancangan program dengan unit terkait di tingkat Politani

Koordinator Monev Internal :

  1. Merancang program monev dan audit internal secara berkala
  2. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan monev dan audit.
  3. Bertanggungjawab terhadap laporan hasil monev dan audit.