![]() |
Politeknik Pertanian Negeri Kupang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi menuju institusi pendidikan tinggi vokasi yang unggul. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengambilan sumpah 17 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Politani Kupang yang dipimpin langsung oleh Direktur, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., di Gedung Student Center, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Direktur I Bidang Akademik Max A.J. Supit, S.Pt., GDipSc., M.FoodTech., Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan Umum Alexander S. Tanody, S.Pi., M.Si., Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Fabianus Ranta, S.Hut., M.Si., para rohaniawan, Ketua Senat, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), para ketua jurusan, koordinator program studi, kepala bagian, kepala subbagian, kepala pusat, kepala UPA, serta koordinator kelompok kerja.
Sebanyak 17 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang terdiri atas 16 formasi tahun 2025 dan satu formasi tahun 2024 resmi diambil sumpahnya setelah dinyatakan lulus masa percobaan dan memenuhi seluruh persyaratan untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Pada kesempatan yang sama, Direktur juga melantik sejumlah pejabat yang akan mengemban amanah strategis di berbagai unit kerja yakni Sekretaris Jurusan Kehutanan, Koordinator Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Koordinator Program Studi Pengelolaan dan Teknologi Pertanian Lahan Kering , Koordinator Program Studi Produksi Ternak, Ketua Tim Satuan Pengawas Internal, Sekretaris Tim Satuan Pengawas Internal, Kepala Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat antar waktu Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Kepala Seksi Penjaminan Mutu Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Kepala seksi Diseminasi dan Media Publikasi Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kepala seksi Pengembangan Ekosistem Riset Bidang Penelitian Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Dalam sambutannya, Johanis mengajak seluruh PNS yang baru diambil sumpahnya untuk memaknai status sebagai aparatur sipil negara bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebagai panggilan pengabdian kepada bangsa, negara, dan dunia pendidikan.
"Menjadi PNS adalah sebuah pilihan sadar, bukan sebuah kebetulan ataupun keterpaksaan. Saudara-saudari telah memilih jalan pengabdian sebagai abdi negara dengan tanggung jawab besar untuk melayani bangsa dan negara," tegasnya.
Ia menekankan bahwa profesi sebagai dosen sekaligus aparatur sipil negara menuntut integritas, profesionalisme, dedikasi, serta kesiapan untuk terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga marwah profesi dengan bekerja secara jujur, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan.
Direktur juga menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para PNS baru yang dinilai telah menunjukkan kualitas serta kapasitas yang baik sejak menjalani masa percobaan. Kehadiran mereka diyakini menjadi energi baru dalam mendukung pengembangan Politani Kupang.
"Kehadiran tenaga-tenaga muda ini menjadi amunisi baru bagi Politani Kupang untuk memperkuat kapasitas institusi. Saya berharap semangat, dedikasi, dan kinerja yang telah ditunjukkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujarnya.
Momentum tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri karena di antara PNS yang diambil sumpahnya terdapat alumni Politani Kupang yang kini kembali mengabdi di almamater. Menurut Johanis, hal ini menjadi bukti bahwa lulusan Politani Kupang memiliki kualitas yang mampu bersaing sekaligus menjawab kebutuhan institusi.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya penguatan kompetensi vokasi bagi para dosen muda melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk Program Vokasi Dosen Muda. Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperkuat karakter pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Johanis mengingatkan bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam melayani institusi.
"Jabatan adalah amanah. Tidak semua orang bersedia menerima tugas tambahan. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak dan Ibu untuk mengambil bagian dalam pengembangan institusi. Laksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya," pesannya.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Politani Kupang, terutama dalam meningkatkan mutu program studi dan akreditasi institusi. Menurutnya, keberhasilan institusi lain harus dijadikan motivasi untuk terus berbenah sehingga Politani Kupang mampu melahirkan lebih banyak program studi unggul sebagai pijakan menuju akreditasi institusi unggul.
"Kita harus menjadikan capaian institusi lain sebagai motivasi untuk terus berbenah. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh unsur, saya yakin kita dapat mencapai target institusi unggul," pungkasnya.
Pengambilan sumpah PNS dan pelantikan pejabat ini menjadi momentum strategis bagi Politani Kupang dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan. Dengan hadirnya tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta pejabat baru yang mengemban amanah strategis, Politani Kupang semakin optimistis mempercepat peningkatan mutu pendidikan vokasi, penguatan tridarma perguruan tinggi, serta mewujudkan visi sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur maupun Indonesia.***











