Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption

Gubernur NTT Kunjungi Lab. Biotek Jurusan TPH Politani Kupang 

IMG 3532 IMG 3567 IMG 3552

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Lab. Biotek Politeknik Pertaninan Negeri Kupang untuk melihat secara langsung Pelatihan Laboran Biomolekular dalam rangka persiapan Pooled Test Covid 19 di NTT. Gubernur NTT disambut langsung oleh Direktur Politani Kupang Ir. Thomas Lapenangga, MS beserta para Wakil Direktur, Ketua Jurusan dan Dosen Politani Kupang. 

Gubernur langsung menuju Lab. Biotek dan bertatap muka dengan Ketua Tim Pool-est Forum Academia NTT Fainmarinant Inabuy, Ph.D yang sedang memberikan materi pelatihan kepada sekitar 27 peserta pelatihan. 

Fainmarinant Inabuy, Ph.D menjelaskan kepada Gubernur bahwa anak-anak yang sedang dilatih ini akan menjadi pionir dan kedepananya akan di tingkatkan lagi. Anak-anak ini tidak hanya mempunyai kemampuan teknis tetapi juga mempunyai panggilan kemanusiaan. “Kami melakukan wawancara kepada mereka untuk melihat bagaimana motivasi mereka, itu yang menjadi indikator utama untuk memilih mereka, karena science bisa dipelajari tapi dasar hati untuk mau membantu itu menjadi nomor satu,” jelasnya.


“Sejak awal ide ini kita usulkan tidak hanya berhenti di covid, nanti akan dipakai untuk penyakit DBD, ini menjadi PR kita saat ini, jadi ini investasi jangka panjang dan besar tidak hanya untuk responsive atau reaktif terhadap covid dan itu bisa dipakai untuk banyak sekali penyakit, anggap ini sebagai momentum,” jelasnya. Fainmarinant Inabuy, Ph.D juga mengucapkan terima kasih kepada Politani yang mau membuka pintu dan bekerja sama dengan menyediakan tempat untuk pelatihan.


Gubernur NTT meminta FAN untuk menyiapkan sumer daya untuk di 3 pulau besar di NTT yaitu: Sumba, Timor dan Flores. Karena nanti tes massal akan dilakukan khususnya kepada anak-anak TK dan SD, sehingga kita mempunyai data base terhadap kesehatan generasi muda NTT yang akan datang. “Mempersiapkan sumber daya manusia tidak langsung dan butuh waktu tetapi klo anggaran bisa disiapkan,” jelasnya.


Gubernur mengucapkan selamat bergabung di tim, ini merupakan misi yang mulia. “Saya tidak mau klo kita belajar karena covid, karena penyakit pasti akan datang lagi, manusia hidup pasti ada penyakit. Ada masalah kita bisa kendalikan, yaitu dengan ilmu pengetahuan,” tegasnya. “Kalian adalah pionir-pionir yang sangat kita butuhkan untuk membuat generasi mendatang confidence dan biasa hidup nyaman. Dunia tanpa penelitian mati, pemimpin jalan tanpa penelitian, pemimpin jalan dalam kegelapan. Manusia yang tidak mau meneliti tidak akan tahu apa-apa,” lanjutnya. ***